Di Eropa Berpesta Bola, di Indonesia Gawat Luar Biasa Oleh Corona yang Merajalela

“Benua Biru tengah berpesta bola, sementara sejumlah negara di belahan benua lainnya tengah sibuk mengurus Corona”

JAKARTA TIMUR – Perhelatan sepak bola terbesar di jagat benua Eropa “Euro 2020” masih berlangsung, dan bahkan sebentar lagi akan memasuki fase final  yang mempertemukan Timnas Italia dengan Timnas Inggris. Final ideal yang luar biasa.

Luar biasanya lagi, Piala Eropa 2020 (meski digelar 2021), jauh dari kesan Covid-19. Seluruh dunia seperti melupakan wabah Covid-19. Mata pecinta sepak bola tertuju kepada tontonan yang begitu menghibur.

Para penggemar sepak bola , termasuk saya dan banyak diantara rekan-rekan lainnya saling menjagokan Timnas negara mana yang kali ini menjuarai Turnamen Piala Eropa 2020. Prediksi masing-masing diumbar dengan serunya.

Seperti bertolak belakang. Jika di Benua Biru tengah berpesta bola, sementara sejumlah negara di belahan benua lainnya tengah sibuk mengurus Corona.  Tak heran, banyak yang bertanya, gak ada kah Covid-19 di Eropa?

Baca Juga: Gurih Banget, Ini Top 15 Rumah Makan Padang di Bekasi

Pandemi Covid-19 berkembang pesat  sejak awal tahun 2020. Virus baru yang mematikan ini terjadi di seluruh belahan dunia termasuk negara-negara Eropa.  Bahkan bisa dikatakan Covid-19 lebih dulu berkembang dan berdampak di negeri barat ini.

Tapi apa yang kita lihat sekarang ini  sangat kontradiktif dengan yang tengah terjadi di negeri kita dan juga sejumlah negara lainnya di Asia dan Benua Amerika.

Corona memang masih menghantui seluruh belahan dunia saat ini, tak terkecuali dengan negara-negara Eropa, termasuk para penyelenggara Piala Eropa 2020.

Namun, sejumlah Negara di Eropa telah siap menghadapi pandemi sekarang ini. Vaksinasi berjalan baik, pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan dengan benar dan disiplin tinggi. Tidak heran, aura Covid-19 tidak terlihat dari suasana pertandingan di stadion.

Baca Juga: Pencarian Makam Mayor Hasibuan: Setelah 5 Hari Ditemukan Oleh Pegiat Sejarah Beny Rusmawan, Walikota Berziarah

Meski di beberapa stadion memberlakukan jaga jarak, namun banyak stadion lainnya tidak. Penonton memenuhi sudut-sudut stadion. Bahkan banyak diantara penonton tidak  lagi menggunakan masker.

Kita patut iri terhadap mereka, karena dengan cepat pemerintahnya dibantu rakyat bisa mengatasi situasi pandemi di negaranya. Sekali lagi, keberhasilan ini berkat peran pemerintah dan kedisiplinan rakyat mereka. Dua inilah kunci menekan wabah Covid-19 di sana.

 

Tangkapan layar, aktivitas pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Rorotan

Lihat apa yang sekarang terjadi dengan negeri kita, Indonesia. Sudah hampir dua tahun ini pandemi menyelimuti negeri ini. Dalam dua pekan ini, paska Lebaran Idul Fitri kondisi penyebaran Covid-19 sangat mengerikan.

Jika sebelumnya melandai di angka 4 ribuan kasus baru, per Rabu (7/7/2021), angka baru penyebaran Covid-19 di Indonesia meledak hingga 30-an ribu kasus. Naik berlipat-lipat kali. Sementara kasus meninggal harian menembus rekor sampai 1.000 lebih.

Baca Juga: Foto Selfie Makin Keceh Dengan Latar Belakang Destinasi Ngetop di Bekasi

Krisis karena pandemi sudah di depan mata. Wabah penyakit ini siap-siap bakal menghantam perekonomian Indonesia yang berujung pada krisis ekonomi.

Dengan kondisi sekarang ini siapakah yang patut disalahkan? Pemerintahkah yang patut disalahkan?  Ya! Mereka tentu bertanggung jawab atas keselamatan setiap warga negaranya dengan kebijakan yang strategis dan menemukan jalan keluar segera.

Pemerintah Indonesia bisa dikatakan terlambat dalam mengatasi pandemi. Namun nasi sudah menjadi bubur, mau apalagi.

Apakah rakyat juga pantas untuk disalahkan, tentu jawabannya sama. Sebab masih banyak  yang sampai saat tidak  mematuhi aturan protokol kesehatan. Cuek dengan Covid-19, mau menang sendiri. Diperintah tidak mudik, tetap membandel, diminta di rumah saja namun tetap keluar ke mana-mana.

Baca Juga: Unik dan Bersejarah, Ini 3 Top Jembatan di Bekasi yang Wajib Dikunjungi

Apakah kita akan tetap saling menyalahkan? Jangan! Saya yakin, kunci solusi mengatasi keadaan pandemi sekarang ini adalah ada dalam diri pribadi kita masing – masing.

Pandemi Covid 19 tentu tidak dapat hilang dimuka bumi ini apalagi sampai ada istilah team pemburu Covid 19. Tetapi paling tidak  dengan  ikhtiar dan doa, Insya Allah kita dapat menekan dan mengurangi dampak yg ditimbulkan.

Bersama-sama kita bisa. Pemerintah punya kebijakan taktis dan solutif, sementara rakyat berjuang mulai dari lingkungan pribadi dan keluarga menjaga agar virus ini tidak bisa berkembang di sekitarnya.

Sebagaimana dikatakan dalam firman, “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa -apa yang ada pada diri mereka”. (QS. Ar  Ra’d 11).

Penulis: Harifin Nurcahyo, pemerhati lingkungan & pelaku UMKM di Jakarta

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright TopBekasi.ID © All rights reserved. | CoverNews by AF themes.