Demi Normalisasi, Seribu Relawan Beraksi Serbu Kalijambe

TAMBUN SELATAN – Selama puluhan tahun masyarakat di bantaran Kalijambe, Bekasi terpaksa hidup berdampingan dengan limbah yang ikut mengalir di kali mereka.  Air yang bau ditemani sampah mengalir tiada henti tanpa ada perubahan berarti.

Ratusan relawan akhirnya tergerak untuk mencoba mengetuk hati pejabat daerah membenahi Kalijambe. Mereka berjibaku membersihkan kali ini dalam acara “Sejuta koin bantu pemerintah normalisasi Kalijambe”.

Acara berlangsung pada Minggu (26/9/2021). Dengan tema acara “Seribu relawan bersih-bersih Kalijambe dan penanaman pohon”, para aktivis lingkungan ini mengawali kegiatan di Perum Jatimulya Regency RT 08/08 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Peserta berasal dari sejumlah organisasi relawan dan masayarakat sekitar serta aliansi. Peduli Kalijambe. Setidaknya, 60 komunitas relawan, LSM, Ormas dan masyarakat, BPBD Kab.Bekasi terlibat dalam kegiatan ini.

Baca Juga: Nyook, Jajan Makanan Khas Betawi di Situ Cibeureum

Setelah berkumpul untuk briefing berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, peserta bersama-sama terjun ke Kalijambe melibas sampah yang bertumpuk dan melakukan penanaman pohon.

Aktivis terjun ke kali, bersihkan sampah yang menumpuk di Kalijambe.

Ketua Inisiator Aliansi peduli Kalijambe Abdul Latip mengatakan, aksi ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat di sekitar aliran Kalijambe yang selalu banjir akibat sampah yang menumpuk di crossing tol dan Kalimalang di waktu musim hujan.

“Mereka juga hidup dengan bau menyengat dan air kali yang hitam akibat air lindih dari TPA Bantargebang. Kondisi ini menjadi penderitaan masyarakat bantaran Kalijambe selama puluhan tahun, dan hasil mitigasi bencana di bantaran Kalijambe,” ujar Abdul Latip.

Baca Juga: Nasi Uduk Betawi Mpok Haji Nunung di Tambun, Lejen & Rasa Otentik Banget!

Dengan aksi ini, selanjutnya mereka ingin mendorong pemerintah untuk membersihkan sampah di Kalijambe dari hulu sampai hilir. Lalu menormalisasi Kalijambe dari sendimen lumpur di Kalijambe dari hulu sampai hilir.

Menanam pohon di Bantaran Kalijambe.

Selanjutnya juga ingin pemerintah daerah, stop pencemaran air lindih dari TPA Bantar Gebang dan sumur batu di hulu Kalijambe.

“Kita akan kawal pemerintah dalam menormalisasikan Kalijambe dari hulu sampai hilir. Membuat petisi untuk mendorong pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menuntut kompensasi pencemaran air lindih TPA Bantargebang yang dilakukan oleh kota bekasi,” tegas Abdul Latip.

Aksi ini cukup membuat tampilan Kalijambe di Jatimulya terlihat lebih bersih. Semoga Pemkab Bekasi, bisa mengabulkan cita-cita luhur para aktivis lingkungan ini.

Briefing sebelum memulai acara.
Foto bersama usai bersih-bersih di Kalijambe
0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright TopBekasi.ID © All rights reserved. | CoverNews by AF themes.