Nasi Uduk Gang Murni Mangunjaya: 3 Generasi Hadirkan Nasi Uduk Enak di Tambun

TAMBUN SELATAN – Penggemar nasi uduk di Bekasi, khususnya di Tambun perlu mampir untuk menjajal nasi uduk Gang Murni. Pasalnya, nasi uduk di Tambun ini sangat legendaris, karena sudah tiga generasi berjualan di sini.

Setelah beberapa kali melintas dan hanya bisa menyaksikan riuhnya Warung Nasi Uduk Gang Murni ini, pada sebuah malam di ujung bulan November 2021 kami akhirnya menyantap nasi uduk ini.

Betul saja insting ini mengatakan bahwa Nasi Uduk Gang Murni ini enak. Dari jalan terlihat jelas tampilan menariknya dengan menempatkan semua makanan di seputar meja.

Setiap kali melintas, nasi uduk ini selalu ramai pembelinya. Apalagi di sebelahnya ada warung angkringan kas Solo-yogyakarta. Sementara di seberangnya nongkrong pula abang ketoprak. Membuat area depan kedua warung ini selalu ramai oleh kendaraan pembeli.

Baca Juga: Nama Kampung Unik & Aneh: Kampung Siluman di Tambun

Malam itu kami makan ditemani dua kakak adik yang melayani pembeli, yakni Novi dan Yati.  Belum makan aja udah asyik rasanya, karena keduanya tampil manis dan penuh senyum, hehehe.

Pilihan pertama saya tentu saja semur jengkol yang semua bahannya dicampur jadi satu. Ada jengkol, tahu dah tempe. “Lauk paling laris di sini setelah semur adalah telur dadar yang digulung,” ungkap Yati.

Sementara tim lain yang turut makan malam itu, beruntung melihat ada baskom berisi kikil yang dioseng kecap. Wah, rasanya oke juga ditemani telor balado.

Kekuatan nasi uduk Gang Murni nampaknya dari beragam lauk yang dihadirkan. Selain telor dan kikil, ada ayam goreng dan daging rendang. Jarang banget, ada warung nasi uduk Betawi menyediakan rendang.

Baca Juga: Ini Dia Jumlah Penduduk Bekasi, Berapa Juta Sih?

Untuk toppingnya seperti biasa, ada orek tempe dan bihun goreng. Semua lauk-lauk itu ditutup oleh sambal kacang khas Betawi. Teman makan lainnya ada bakwan dan goreng tahu serta tempe.

Jangan coba-coba nambah ya, karena porsi nasi di Warung Nasi Uduk Gang Murni Mangunjaya cukup banyak. Satu piring cukup sebagai santapan malam.

Bukan hanya soal nasi uduk yang enak, warung nasi uduk ini terkenal karena masa bukanya yang panjang. Yakni mulai setelah magrib hingga jam 4.00 menjelang Subuh.

Gak salah jika nasi uduk ini kami namai nasi uduk ngalong di Tambun yang rasanya enak. Lapar saat malam atau menjelang subuh, pacu aja kendaraan ke sini.

Baca Juga: Situ Abidin, Destinasi Wisata Tersembunyi di Karangmulya

Posisi warung nasi uduk ini sangat strategis, tak jauh dari pom bensin atau SPBU Mangunjaya. Dari Jalan Pantura Tambun atau Stasiun Tambun, hanya sekitar 1 Km ke arah utara.

Teh Novi dan Yati bercerita bahwa warung nasi uduk di Tambun ini telah hadir sejak lama. Dia tak ingat tahunnya, tapi sekitar awal tahun 1990an. Usaha ini awalnya dirintis oleh neneknya yang asli orang Tambun.

Dari sang nenek, warung nasi uduk ini berlanjut ke mamah dan bapaknya Yati-Novi. Sekitar tahun 2017, Yati dan Novi resmi melanjutkan berjualan nasi uduk ini. “Kini mamah hanya masak aja di rumah,” ungkap Novi.

Lokasinya, kata Yati, selalu ada di sekitar tempat yang sekarang ini. Beberapa kali pindah, karena sejumlah lahan telah menjadi kios. Karena berada di dekat SPBU, banyak orang menandainya nasi uduk pom bensin Mangunjaya.

Malam sudah berlalu, dan pagi pun merangkak tiba. Namun yang membeli nasi uduk datang silih berganti. Ya, jika tengah ngalong atau sedang ada keperluan di Tambun dan perut perlu diisi, pas banget mampir ke Nasi Uduk Gang Murni Mangunjaya-Tambun, salah satu nasi uduk top di Bekasi.

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright TopBekasi.ID © All rights reserved. | CoverNews by AF themes.