Siti Romaidah, Bunda Sadar Bisnis Yang Tetap Loyal Pada Keluarga

Cikarang – Pada dasarnya perempuan itu hebat dan kuat. Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, perempuan, khususnya para ibu tentu saja perlu menjadi individu yang bisa bertanggung jawab atas pikiran dan tindakan sepanjang hari, bahkan setiap saat. Termasuk melakukan hal yang bisa membuat dirinya bertumbuh baik untuk dirinya, keluarga, termasuk lingkungannya.

Bagi seorang perempuan, ada banyak cara untuk memberikan inspirasi dan melakukan sebuah ‘gerakan’ lewat cara masing-masing. Memenuhi kodrat sebagai seorang istri dan ibu dari anak-anaknya adalah sebuah tanggung jawab yang wajib dimiliki seorang wanita. Bisa menjalankan bisnisnya sendiri, namun tetap mengedepankan kodrat dan memberikan perhatian serta kasih sayang buat keluarga.

Siti Romaidah, Lady Bikers asal Cikarang yang gemar berbisnis namun tetap peduli dengan keluarga

Inilah yang telah ditampakkan oleh Siti Romaidah, seorang ibu yang senang berbisnis namun tidak melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu dari tiga orang anak. Bahkan, istri dari Jhonta Herry Patmono ini mengurus berbagai usaha bisnis setiap harinya. Mulai dari sebagai Admin di CV milik sang suami, bisnis onlen, sebagai pengembang direct selling KK Indonesia, hingga mengurus counter HP miliknya pribadi. Namun, ibu yang kerap disapa Ida ini tetap bisa fokus mengurus keluarga.

Baca juga : Herry GAC Ajak Sunmori Sambil Nikmati Kuliner Laut di Pantai Muara Bungin

“Ya begitulah keseharian saya. Sesibuk apapun dalam mengejar peluang bisnis, namun saya tetap dan tidak melupakan pekerjaan utama saya sebagai istri dan ibu bagi ketiga anak-anak saya yang masih sekolah. Saya tetap menyiapkan semua kebutuhan mereka setiap harinya,” tukas Ida.

Jhonta Herry Patmono dan Ida Romaidah, Pasangan Bikers yang kompak tekuni bisnis dan hobi

Dinikahi oleh Jhonta Herry Patmono, seorang Bikers dan kolektor mobil/motor klasik serta beberapa benda antik nan langka lainnya dengan bendera Graha Auto Classic di Jl. Raya Pole No. 99 Cikarang, Kab. Bekasi, Jawa Barat, hobi motor dan turing pun ditularkan sang suami. Tak heran jika Ida disebut-sebut sebagai Lady Bikers asal Cikarang.

Baca juga : Jalur Jonggol – Cipanas Jadi Saksi Pertemuan Dua Sahabat Yang Sempat Terpisah Selama 20 Tahun

“Hobi turing dan motor gede berasal dari suami. Sejak kali pertama kenal Herry dan pacaran, kemana-mana, saya selalu dibonceng suami dengan moge. Meski bukan moge anyar, tapi saya suka banget, terlebih Herry punya jiwa Bikers sejati. Jarang ada suami seperti Ayahnya anak-anak. Dia Bikers tapi romantis, hehehe…,” ungkap perempuan yang lahir pada 20 Maret 1975 itu.

Keluarga besar Graha Auto Classic Cikarang yang punya hobi sama, (ki-ka) Klenov, Herry, Ida, Zoera dan Rhenza

Sejak dinikahi Herry pada 24 September 1994 silam, Ida pun lebih sering lagi diboncengi  dengan moge. Bersama sang suami, Ida lebih sering berboncengan mengujungi destinasi wisata terdekat seperti wisata pantai. “Paling jauh, saya pernah bawa sendiri mogenya ke pantai di daerah Purwakarta,” sebut Ida.

Saat hari libur atau tanggal merah,  Ida, Herry dan ketiga anaknya selalu jalan bersama atau traveling ke tempat-tempat wisata yang terjangkau waktunya. “Kami berlima pernah touring bareng ke pantai. Jhonsi Rhenza Meidhaza (putra pertama) berboncengan dengan putri saya, Zoera Destrian La’citara. Putra kedua saya, Jhoda Klenovari Rugefa solo ride, sedangkan saya berboncengan dengan ayahnya anak-anak,” terangnya.

Ida berharap bisa touring lintas Sumatera bareng suami menuju Tugu Kilometer Nol Sabang

“Hobi bermotor dan turing yang dijadikan hobi oleh seorang wanita adalah sebagai sebuah inspirasi bagi kaumnya. Dengan hobi tersebut, Lady Bikers bisa menjadi individu yang bertanggung jawab atas pikiran dan tindakannya,” tegas perempuan yang mengidamkan Ducati Diavel tersebut. Cakep! (TR/TB)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright TopBekasi.ID © All rights reserved. | CoverNews by AF themes.